TUGAS INDIVIDU KEPERAWATAN DASAR II
ASUHAN KEPERAWATAN PADA
Tn. Z
DENGAN DIAGNOSA BPH

OLEH
:
A13.2
Nama : Indah Sri Maryati
NIM : 22020113130082
PROGRAM STUDI ILMU
KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS DIPONEGORO
2014
ASUHAN KEPERAWATAN
BPH ( Benigna Prostat Hiperplasia)
PADA Tn. Z
Tanggal Pengkajian : 23 mei 2014
A. IDENTITAS KLIEN
1. Identitas Klein
Nama : Tn. Z
Usia : 88 tahun
Jenis kelamin : Laki-laki
Status : Sudah menikah
Agama : Islam
Suku/bangsa : Indonesia
Pendidikan : Tamat SD
Pekerjaan : -
Alamat :
Pati
2.
Identitas Penanggung Jawab
Nama :
Ny. M
Jenis Kelamin :Perempuan
Suku/bangsa :
Indonesia
Pendidikan :
Tamat SMP
Pekerjaan :
Wirausaha
Hubungan :
Ayah kandung
Alamat :
Pati
B.
KELUHAN UTAMA
Tidak bisa BAK secara lancar dan terasa nyeri.
C.
RIWAYAT KESEHATAN
1.
Riwayat Penyakit Sekarang
Sejak 3minggu yang lalu Tn.Z mengeluh tidak bisa kencing,
terasa sakit jika kencing keluar. Pancarannay kecil dan tersendat-sendat.
Kemudian dibawa ke dokter di beri obat sembuh, kambuh lagi, dibawa ke dokter
lagi, dokter menyarankan untuk pemasangan selang. Kemudian selang di pasangkan
selama 1minggu.
2.
Riwayat Penyakit Dahulu
Pasien mengatakan 1 tahun yang lalu pernah di diagnosa
oleh dokter yang juga mengalami keluhan yang sama dan Dokter juga melakukan
pemasangan selang. Selain itu pasien memiliki riwayat penyakit Hipertensi.
3.
Riwayat penyakit keluarga
Pasien mengatakan keluarga juga memiliki riwayat penykit
Hipertensi.
D.
RIWAYAT PSIKOSOSIAL
Klien mengatakan saat ini tinggal di daerah pedesaan
bersama anak dan cucunya. Klien hidup sehari-hari tidak pernah melakukan
kegiatan atau pekrjaan yang berat dikarenakan usia yang sudah tua dan anak
cucunya melarang untuk kegiatan yang berat. Kesehariannya sering
berbincang-bincang dengan tetangga dan teman-teman untuk mengisi kebosanannya.
E.RIWAYAT SPIRITUAL
Klien mengatakan percaya pada Tuhan dan apa yang terjadi
pada dirinya adalah cobaan. Klien selalu melaksanakan shalat 5 waktu dan sering
mengikuti kegiataan keagamaan.
F.
PEMERIKSAAN FISIK (Head to toe)
1. Keadaan Umum :
Keadaan umum klien lemah.
Kesadaran
Klien : Klien sadar penuh
(compoosmentis)
2. Pemeriksaan TTV :
TD : 160/90 mmHg
Nadi : 95x/menit
RR :23x/menit
Suhu : 36,5 C
3. Rambut dan Kepala
-
Inspeksi : bentuk kepala
mesocephal, kulit kepala bersih, rambut lurus, bersih, tidak berketombe, rambut
berwarna hitam keputihan (beruban).
-
Palpasi : tidak ada
massa/benjolan, tidak ada nyeri tekan.
4. Mata
-
Inspeksi : kedua mata
simetris,konjungtiva tidak anemis, tidak ada lesi, bulu mata hitam dan
merata,dapat dilihat dengan baik.
-
Palpasi : tidak ada benjolan
pada bulatan kedua mata.
5. Telinga
-
Inspeksi : Simetris, lubang telinga
bersih,tidak ada pengeluaran serum pada lubang telinga ,kurang terlalu jelas
untuk mendengar (harus berbicara rada kenceng)
-
Palpasi : daun telinga elastis,
tidak ada massa/benjolan dan nyeri tekan
6. Mulut
- Inspeksi : mukosa bibir kering, bibir tampak pucat dan
tidak ada sariawan.
- Palpasi : tidak ada massa/benjolan, tidak ada nyeri
tekan.
7. Leher
-
Inspeksi : bentuk simetris, warna
kulit merata, tidak ada lesi, pergerakan kelenjar tiroid baik saat menelan.
-
Palpasi : Tidak ada
massa/benjolan, tidak ada nyeri tekan.
8. Dada
Bentuk dada simetris,
warna kulit utuh, tidak ada lesi.
a) Paru-paru
- Inspeksi :
kembang kempis dada bersamaan antara sisi kanan dan kiri.
- Palpasi : getarab taktil fremitus teraba sama
dan seimbang pada kedua sisi kanan kiri dan depan belakang
- Perkusi : terdengar suara dullness di seluruh
lapang paru.
b)
Jantung
- Inspeksi : Tidak tampak iktus kordis pada interkosta ke 5
- Palpasi : Detak jantung terasa dan dapat terasa dengan jelas.
- Perkusi : Tidak dapat perbedaan bunyi.
9. Abdomen
- Inspeksi :
Bentuk perut datar, warna kulit utuh, tidak ada lesi/jaringan perut.
- Palpasi :
Tidak ada nyeri tekan dan tidak ada massa/benjolan.
- Perkusi :
Tidak ada nyeri.
- Auskultasi :
Bising usus 20 kali/menit
10. Genetalia
Jenis kelamin laki-laki, terpasang kateter, tidak ada
hemoroid.
G.
PENGKAJIAN KEBUTUHAN DASAR MANUSIA
1.
Kebutuhan Aktivitas dan Latihan
a. Sebelum Sakit
Klien dapat melakukan aktiitas
sehri-hari dengan sendiri, pergerakan anggota tubuh normal, tidak ada kelainan
pada sistem anggota gerak.
b. Sesudah Sakit
Klien terhambat ketika melakukan
aktivitas, hanya beraktivitas diatas tempat tidur. Kegiatan ADL di lakukan
diatas tempat tidur dan memerlukan bantuan orang lain.
2. Kebutuhan Hygiene dan Integritas
Kulit
Sebelum
sakit : Klien mengatakan mandi 2x/hari,
pagi dan sore
Selama
sakit : Klien mengatakan mandi 1x/hari
dengan dibantu anaknya
3. Kebutuhan Istirahat dan Tidur
Sebelum sakit : Klien mengatakan tidur normal 6-7 jam/hari
Selama sakit : Klien mengatakan tidurnya sering terbangun karena merasakan
nyeri.
4. Kebutuhan Nutrisi dan Cairan
Sebelum sakit : Klien mengatakan saaat dirumah makan 3x/hari, dengan menu nasi sayur,
lauk, selalu habis dimakan dan satu porsi habis.
Selama sakit : Klien mengatakan makan seharinya berkuarang 2x/hari dan tidak
habis makan atau 1/3 porsi.
5. Kebutuhan Oksigenasi
Sebelum sakit : Klien dapat bernapas dengan normal, tidak terdapat sumbatan jalan
napas, tidak ada sesak napas, pengembangan dada simetris.
Selama sakit : Klien masih dapat bernapas secara mandiri, tidak mengunakan
alat bantu pernapasan.
6. Kebutuhan Eliminasi
|
|
Sebelum
Sakit
|
Setelah
Sakit
|
|
BAB
|
BAB
1x sehari, konsistensi lunak, warna normal
|
Pasien
mengatakan sulit BAB, frekuensi BAB 1x/2hari dengan konsistensi padat,
sedikit dan warna normal.
|
|
BAK
|
Pasien
mengatakan sebelum sakit, BAK kurang lebih 5-6x sehari, warna jernih, keluar
lancar, tidak ada nyeri.
|
Pasien
mengatakan mengeluh sakit tidak bisa BAK selama 3 hari, sakit jika keluar,
pancaran lemah dan sedikit.
|
7. Kebutuhan Persepsi Sensori dan
kognitif
Tn.
Z mengatakan pendengaran mengalami gangguan, namun untuk penglihatan dan alat
indera yang lain tidak mengalami gangguan.
8. Kebutuhan Konsep Diri
Citra
Diri : Tn. Z mengatakan menerima
apa adanya atas dirinya.
Identitas : Tn. Z mengatakan bahwa dirinya adalah seorang ayah.
Harga Diri : Tn. Z mengatakan berjuang untuk menghadapi penyakitnya.
Peran
Diri : Tn. Z adalah seorang ayah
yang sudah tua dan sekarang menjadi tanggung jawab anaknya.
Ideal
Diri : Tn. Z mengatakan ingin
segara sembuh dan bisa beraktifitas seperti semula.
9.
Kebutuhan Stess-koping
Tn.
Z selalu terbuka dengan keluarganya,menerima kondisi kesehatannya sekarang dan
selalu berdoa agar cepat sembuh.
10.
Kebutuhan Seksual-Reproduksi
Klien adalah
seorang laki-laki berusia 89 tahun dan seorang duda karena istrinya sudah lama
meninggal.
11.
Kebutuhan Komunikasi-Informasi
|
Parameter
|
Sebelum sakit
|
Selama sakit
|
|
komunikasi
|
Kemampuan
komunikasi klien baik, normal, dan mudah dimengerti oleh orang lain.
|
Tidak
ada masalah pada komunikasi, klien mengerti bahasa jawa dan indonesia.
|
|
Informasi
Kesehatan
|
Terbatas
|
Keluarga
mendapat lebih banyak informasi kesehatan
|
|
Sumber
|
Keluarga
dan teman
|
Dokter
|
12.
Kebutuhan Rekreasi-Spiritual
Sebelum
sakit : Klien mengatakan tidak pernah rekreasi, hanya
berkumpul dirumah bersama keluarga dan menonton TV.
Setelah
sakit : Tidak pernah
menonton TV, hanya bisa berbaring di tempat tidur.
H.
PENGELOMPOKAN DATA
a.
Data Subjektif :
o
Klien mengatakan terhambat ketika
melakukan aktivitas.
o
Klien mengatakan susah BAK dan terasa
nyeri ketika mau BAK selama 3 hari.
o
Klien mengatakan susah BAB.
o
Klien mengatakan susah tidur .
o
Klien mengatakan badannya lemas.
o
Klien mengatakan pengurangan
aktivitasnya akibat rasa nyeri yang dialami.
o
Klien mengatakan badannya panas.
o
Klien mengatakan kepalanya pusing.
o
Klien mengatakan tidurnya sering
terbangun karena rasa nyeri yang dirasakan.
b.
Data Objektif :
o
Keadaan umum klien lemas.
o
Klien badannya panas.
o
Klien merintih kesakitan.
o
Tekanan darah 160/90 mmHg
o
Klien terpasang kateter silikon.
o
Pancaran kencing sedikit.
I . ANALISA DATA
|
No
|
Hari,
tanggal
|
Data
Fokus
|
Masalah
|
Etiologi
|
Diagnosa
keperawatan
|
Paraf
|
|
1.
|
Minggu,
25 Mei 2014
|
DS :
-
Klien mengatakan badannya lemas.
-
Klien mengatakan tidak bisa BAK
selama 3 hari.
-
Klien mengatakan terasa sakit
jika kencing.
DO :
-
Tekanan darah 160/90 mmHg
-
Pancaran air kencing sedikit
-
Terpasang kateter
|
Retensi urine (00023)
|
Sumbatan
pada kelenjar prostat.
|
Retensi
urine
|
|
|
2
|
Minggu,
25 Mei 2014
|
DS :
-
Klien mengatakan susah tidur.
DO :
-
Keadaan umum klien lemas.
-
Klien merintih kesakitan.
|
Gangguan pola tidur
(00198)
|
Kurang
kontrol tidur
|
Gangguan pola tidur.
|
|
|
3.
|
Minggu,
25 Mei 2014
|
DS
:
-
Klien mengatakan terhambat ketika
melakukan akivitas.
-
Klien mengatakan pengurangan
aktivitasnya akibat rasa nyeri yang dialami.
DO
:
-
Klien terlihat lemas
|
Hambatan
mobilitas fisik (00085)
|
Nyeri
dan intoleran aktifitas.
|
Hambatan aktifitas
fisik b.d nyeri dan intoleran aktifitas.
|
|
|
|
||||||
J.
DIAGNOSA KEPERAWATAN
|
No.
|
Tgl/jam ditemukan
|
Dx. Keperawatan
|
Tgl/jam teratasi
|
Paraf
|
|
1.
|
25 Mei 2014/15.00
|
Retensi urine
|
17 Mei 2014/06.00
|
|
|
2.
|
25 Mei 2014/15.00
|
Gangguan pola tidur
|
17 Mei 2014/06.00
|
|
|
3.
|
25 Mei 2014/15.00
|
Hambatan mobilitas
fisik
|
17 Mei 2014/06.00
|
|
K.
PERENCANAAN KEPERAWATAN
|
No
|
Tgl/jam
|
Dx.kep
|
Intervensi
|
Paraf
|
|
|
Tujuan
|
Tindakan
|
||||
|
1.
|
25-05-‘14/15.00
|
1
|
Setelah dilakukan tindakan keperawatan
selama 2x24 jam, diharapkan tercapai NOC:
-
Urinary ellimination
-
Urinary continence
Yang di buktikan
dengan indikator sebagai berikut;
-
Kandung kemih kosong secara penuh
-
Tidak ada residu urin
>100-200cc
-
Bebas dari ISK
-
Tidak ada spasme bladder
-
Balance cairan seimbang
|
NIC :
Urinary
Retention Care
-
Monitor intake dan output
-
Monitor penggunaan obat
antikololionergenik
-
Monitor derajat tistensi bladder
-
Intruksikan pada pasien dan
keluarga untuk mencatat urine
-
Sediakan privacy untuk eleminasi
-
Katerisasi jika perlu
-
Monitor tanda dan gejala ISK
(panas, hematauria, perubaha bau dan konsistensi urine.
|
|
|
2.
|
25-05-‘14/15.00
|
2
|
Setelah dilakukan
tindakan keperawatan selama 2x24 jam, diharapkan tercapai NOC :
-
Sleep : extent ang pattern
Yang di buktikan
dengan indikator sebagai berikut;
-
Jumlah jam tidur dalam batas
normal 6-8 jam/hari
-
Pola tidur, kualitas dalam batas
normal
-
Perasaan segar sesudah tidur atau
istirahat
|
NIC :
Sleep Enhancement
-
Determinasi efek-efek medikasi
terhadap pola tidur
-
Jelaskan pentingnya pola tidur
yang adekuat
-
Fasilitasi untuk mempertahankan
aktivitas sebelum tidur
-
Ciptakan lingkungan yang nyaman
-
Kolaborasi pemberian obat tidur
-
Diskusikan denagn pasien dan
keluarga tentang teknik tidur pasien
-
Monitor waktu makan dan minum
denagn waktu tidur
|
|
|
3.
|
25-05-‘14/15.00
|
3
|
Setelah dilakukan
tindakan keperawatan selama 2x24 jam, diharapkan tercapai NOC:
-
Joint movement : Active
-
Mobility level
-
Self care : ADLs
-
Transfer peformance
Yang di buktikan
dengan indikator sebagai berikut;
-
Klien meningkat dalam akyivitas
fisik
-
Mengerti tujuan dari peningkatan
mobilitas
-
Menverbalisasikan perasaan dalam
meningkatkan kekuatan dan kemampuan berpindah
-
Memperagakan penggunaan alat
bantu untuk mobilitas (walker)
|
NIC :
Exercise therapy : ambulation
-
Monitoring vital sign
sebelum/sesudah latihan dan lihat respon pasien saat latihan.
-
Konsultasikan dengan terapi fisik
tentang rencana ambulasi sesuai dengan kebutuhan
-
Bantu klien untuk menggunakan
tongkat saat berjalan dan cegah terhadap cidera
-
Ajarkan pasien atau tenaga
kesehatan lain tentang teknik ambulasi
-
Kaji kemampuan pasien dalam
mobilitas
-
Latih pasien dalam pemenuhan
kebutuhan ADLs secara mandiri sesuai kemampuan
-
Dampingi dan bantu pasien saat
mobilisasi dan bantu penuhi kebutuhan ADLs ps
-
Berikan alat bantu jika klien
memerlukan
Ajarkan pasien
bagaimana merubah posisi dan berikan bantuan jika diperlukan
|
|
L.
IMPLEMENTASI
|
No.
|
Dx. kep
|
Tgl/jam
|
Implementasi
|
Respon
|
Paraf
|
|
1.
|
III
|
26/5 2014 jam 14.00
|
Membantu klien
menggunakan tongkat untuk berjalan.
|
S: klien mengucapkan
terima kasih
O : aktivitas klien
sedikit terbantu
|
|
|
2.
|
I
|
26/5 2014 jam 14.00
|
Memantau tanda dan
gejala ISK dan keperubahan warna dan bau urine
|
S:
O: ada perubahan
lebih baik
|
|
|
3.
|
II
|
26/5 2014 jam 14.00
|
Mengevaluasi kualitas
tidur klien
|
S: klien mengatakan tidur lebih nyenyak di
banding malam-malam sebelumnya
O: klien terlihat
lebih segar dan bugar
|
|
|
4.
|
I
|
26/5 2014 jam 14.00
|
Menganjurkan pasien
untuk meminum obat secara teratur
|
S: klien mengatakan
akan mematuhi anjuran yang diberikan agar tidak sakit lagi
O: klien kooperatif
dan keluarga mensuport klien
|
|
|
5.
|
I
|
26/5 2014 jam 12.00
|
Jelaskan dan berikan
jadwal untuk ke toilet
|
S : klien berterima
kasih
O: penurunan BAK
|
|
|
6.
|
II
|
26/5 2014 jam 11.00
|
Meminta keluarga
untuk memonitor kualitas tidur klien
|
S: keluarga klien
mengatakan akan membantu untuk memonitor kualitas klien
O: keluarga klien
koorperatif
|
|
|
7.
|
I
|
26/5 2014 jam 16.00
|
Memantau status
nutrisi klien
|
S: klien mengatakan
masih tidak nafsu makan,
O: wajah tampak pucat
|
|
|
8.
|
III
|
26/5 2014 jam 14.00
|
Memperagakan
penggunaan alat bantu untuk membantu beraktivitas
|
S: sentuju dan
mengerti cara penggunaan.
O
: klien sudahtidak
terbebani lagi dalam
beraktivitas.
|
|
M.
EVALUASI
|
No
|
Tgl/jam
|
Dx. kep
|
Evaluasi
|
Paraf
|
|
|
|
1
|
-
S= klien mengatakan masih susah untuk BAK
-
O= merintih kesakitan karena BAK
-
A= masalah belum teratasi
P=
lanjutkan intervensi yaitu memberikan jadwal ke toilet
|
|
|
2
|
-
S= klien mengatakan sudah bisa tidur lebih
baik dari sebalumnya
-
O= terlihat lebih segar.
-
A= masalah sudah teratasi
-
P= tetap pantau pola tidut klien agar lebih
baik.
|
|
||
|
3
|
-
S= klien mengatakan untuk beraktivitas sudah
tidak terlalu terhambat
-
O= perubahan cara berjalan, pergerakan lambat
-
A= masalah belum teratasi
P=
lanjutkan intervensi membantu klien berjalan dan beraktivitas
|
|
TUGA S INDIVIDU KEPERAWATAN DASAR II
ASUHAN KEPERAWATAN PADA
Tn. Z
DENGAN DIAGNOSA BPH

OLEH
:
A13.2
Nama : Indah Sri Maryati
NIM : 22020113130082
PROGRAM STUDI ILMU
KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS DIPONEGORO
2014
ASUHAN KEPERAWATAN
BPH ( Benigna Prostat Hiperplasia)
PADA Tn. Z
Tanggal Pengkajian : 23 mei 2014
A. IDENTITAS KLIEN
1. Identitas Klein
Nama : Tn. Z
Usia : 88 tahun
Jenis kelamin : Laki-laki
Status : Sudah menikah
Agama : Islam
Suku/bangsa : Indonesia
Pendidikan : Tamat SD
Pekerjaan : -
Alamat :
Pati
2.
Identitas Penanggung Jawab
Nama :
Ny. M
Jenis Kelamin :Perempuan
Suku/bangsa :
Indonesia
Pendidikan :
Tamat SMP
Pekerjaan :
Wirausaha
Hubungan :
Ayah kandung
Alamat :
Pati
B.
KELUHAN UTAMA
Tidak bisa BAK secara lancar dan terasa nyeri.
C.
RIWAYAT KESEHATAN
1.
Riwayat Penyakit Sekarang
Sejak 3minggu yang lalu Tn.Z mengeluh tidak bisa kencing,
terasa sakit jika kencing keluar. Pancarannay kecil dan tersendat-sendat.
Kemudian dibawa ke dokter di beri obat sembuh, kambuh lagi, dibawa ke dokter
lagi, dokter menyarankan untuk pemasangan selang. Kemudian selang di pasangkan
selama 1minggu.
2.
Riwayat Penyakit Dahulu
Pasien mengatakan 1 tahun yang lalu pernah di diagnosa
oleh dokter yang juga mengalami keluhan yang sama dan Dokter juga melakukan
pemasangan selang. Selain itu pasien memiliki riwayat penyakit Hipertensi.
3.
Riwayat penyakit keluarga
Pasien mengatakan keluarga juga memiliki riwayat penykit
Hipertensi.
D.
RIWAYAT PSIKOSOSIAL
Klien mengatakan saat ini tinggal di daerah pedesaan
bersama anak dan cucunya. Klien hidup sehari-hari tidak pernah melakukan
kegiatan atau pekrjaan yang berat dikarenakan usia yang sudah tua dan anak
cucunya melarang untuk kegiatan yang berat. Kesehariannya sering
berbincang-bincang dengan tetangga dan teman-teman untuk mengisi kebosanannya.
E.RIWAYAT SPIRITUAL
Klien mengatakan percaya pada Tuhan dan apa yang terjadi
pada dirinya adalah cobaan. Klien selalu melaksanakan shalat 5 waktu dan sering
mengikuti kegiataan keagamaan.
F.
PEMERIKSAAN FISIK (Head to toe)
1. Keadaan Umum :
Keadaan umum klien lemah.
Kesadaran
Klien : Klien sadar penuh
(compoosmentis)
2. Pemeriksaan TTV :
TD : 160/90 mmHg
Nadi : 95x/menit
RR :23x/menit
Suhu : 36,5 C
3. Rambut dan Kepala
-
Inspeksi : bentuk kepala
mesocephal, kulit kepala bersih, rambut lurus, bersih, tidak berketombe, rambut
berwarna hitam keputihan (beruban).
-
Palpasi : tidak ada
massa/benjolan, tidak ada nyeri tekan.
4. Mata
-
Inspeksi : kedua mata
simetris,konjungtiva tidak anemis, tidak ada lesi, bulu mata hitam dan
merata,dapat dilihat dengan baik.
-
Palpasi : tidak ada benjolan
pada bulatan kedua mata.
5. Telinga
-
Inspeksi : Simetris, lubang telinga
bersih,tidak ada pengeluaran serum pada lubang telinga ,kurang terlalu jelas
untuk mendengar (harus berbicara rada kenceng)
-
Palpasi : daun telinga elastis,
tidak ada massa/benjolan dan nyeri tekan
6. Mulut
- Inspeksi : mukosa bibir kering, bibir tampak pucat dan
tidak ada sariawan.
- Palpasi : tidak ada massa/benjolan, tidak ada nyeri
tekan.
7. Leher
-
Inspeksi : bentuk simetris, warna
kulit merata, tidak ada lesi, pergerakan kelenjar tiroid baik saat menelan.
-
Palpasi : Tidak ada
massa/benjolan, tidak ada nyeri tekan.
8. Dada
Bentuk dada simetris,
warna kulit utuh, tidak ada lesi.
a) Paru-paru
- Inspeksi :
kembang kempis dada bersamaan antara sisi kanan dan kiri.
- Palpasi : getarab taktil fremitus teraba sama
dan seimbang pada kedua sisi kanan kiri dan depan belakang
- Perkusi : terdengar suara dullness di seluruh
lapang paru.
b)
Jantung
- Inspeksi : Tidak tampak iktus kordis pada interkosta ke 5
- Palpasi : Detak jantung terasa dan dapat terasa dengan jelas.
- Perkusi : Tidak dapat perbedaan bunyi.
9. Abdomen
- Inspeksi :
Bentuk perut datar, warna kulit utuh, tidak ada lesi/jaringan perut.
- Palpasi :
Tidak ada nyeri tekan dan tidak ada massa/benjolan.
- Perkusi :
Tidak ada nyeri.
- Auskultasi :
Bising usus 20 kali/menit
10. Genetalia
Jenis kelamin laki-laki, terpasang kateter, tidak ada
hemoroid.
G.
PENGKAJIAN KEBUTUHAN DASAR MANUSIA
1.
Kebutuhan Aktivitas dan Latihan
a. Sebelum Sakit
Klien dapat melakukan aktiitas
sehri-hari dengan sendiri, pergerakan anggota tubuh normal, tidak ada kelainan
pada sistem anggota gerak.
b. Sesudah Sakit
Klien terhambat ketika melakukan
aktivitas, hanya beraktivitas diatas tempat tidur. Kegiatan ADL di lakukan
diatas tempat tidur dan memerlukan bantuan orang lain.
2. Kebutuhan Hygiene dan Integritas
Kulit
Sebelum
sakit : Klien mengatakan mandi 2x/hari,
pagi dan sore
Selama
sakit : Klien mengatakan mandi 1x/hari
dengan dibantu anaknya
3. Kebutuhan Istirahat dan Tidur
Sebelum sakit : Klien mengatakan tidur normal 6-7 jam/hari
Selama sakit : Klien mengatakan tidurnya sering terbangun karena merasakan
nyeri.
4. Kebutuhan Nutrisi dan Cairan
Sebelum sakit : Klien mengatakan saaat dirumah makan 3x/hari, dengan menu nasi sayur,
lauk, selalu habis dimakan dan satu porsi habis.
Selama sakit : Klien mengatakan makan seharinya berkuarang 2x/hari dan tidak
habis makan atau 1/3 porsi.
5. Kebutuhan Oksigenasi
Sebelum sakit : Klien dapat bernapas dengan normal, tidak terdapat sumbatan jalan
napas, tidak ada sesak napas, pengembangan dada simetris.
Selama sakit : Klien masih dapat bernapas secara mandiri, tidak mengunakan
alat bantu pernapasan.
6. Kebutuhan Eliminasi
|
|
Sebelum
Sakit
|
Setelah
Sakit
|
|
BAB
|
BAB
1x sehari, konsistensi lunak, warna normal
|
Pasien
mengatakan sulit BAB, frekuensi BAB 1x/2hari dengan konsistensi padat,
sedikit dan warna normal.
|
|
BAK
|
Pasien
mengatakan sebelum sakit, BAK kurang lebih 5-6x sehari, warna jernih, keluar
lancar, tidak ada nyeri.
|
Pasien
mengatakan mengeluh sakit tidak bisa BAK selama 3 hari, sakit jika keluar,
pancaran lemah dan sedikit.
|
7. Kebutuhan Persepsi Sensori dan
kognitif
Tn.
Z mengatakan pendengaran mengalami gangguan, namun untuk penglihatan dan alat
indera yang lain tidak mengalami gangguan.
8. Kebutuhan Konsep Diri
Citra
Diri : Tn. Z mengatakan menerima
apa adanya atas dirinya.
Identitas : Tn. Z mengatakan bahwa dirinya adalah seorang ayah.
Harga Diri : Tn. Z mengatakan berjuang untuk menghadapi penyakitnya.
Peran
Diri : Tn. Z adalah seorang ayah
yang sudah tua dan sekarang menjadi tanggung jawab anaknya.
Ideal
Diri : Tn. Z mengatakan ingin
segara sembuh dan bisa beraktifitas seperti semula.
9.
Kebutuhan Stess-koping
Tn.
Z selalu terbuka dengan keluarganya,menerima kondisi kesehatannya sekarang dan
selalu berdoa agar cepat sembuh.
10.
Kebutuhan Seksual-Reproduksi
Klien adalah
seorang laki-laki berusia 89 tahun dan seorang duda karena istrinya sudah lama
meninggal.
11.
Kebutuhan Komunikasi-Informasi
|
Parameter
|
Sebelum sakit
|
Selama sakit
|
|
komunikasi
|
Kemampuan
komunikasi klien baik, normal, dan mudah dimengerti oleh orang lain.
|
Tidak
ada masalah pada komunikasi, klien mengerti bahasa jawa dan indonesia.
|
|
Informasi
Kesehatan
|
Terbatas
|
Keluarga
mendapat lebih banyak informasi kesehatan
|
|
Sumber
|
Keluarga
dan teman
|
Dokter
|
12.
Kebutuhan Rekreasi-Spiritual
Sebelum
sakit : Klien mengatakan tidak pernah rekreasi, hanya
berkumpul dirumah bersama keluarga dan menonton TV.
Setelah
sakit : Tidak pernah
menonton TV, hanya bisa berbaring di tempat tidur.
H.
PENGELOMPOKAN DATA
a.
Data Subjektif :
o
Klien mengatakan terhambat ketika
melakukan aktivitas.
o
Klien mengatakan susah BAK dan terasa
nyeri ketika mau BAK selama 3 hari.
o
Klien mengatakan susah BAB.
o
Klien mengatakan susah tidur .
o
Klien mengatakan badannya lemas.
o
Klien mengatakan pengurangan
aktivitasnya akibat rasa nyeri yang dialami.
o
Klien mengatakan badannya panas.
o
Klien mengatakan kepalanya pusing.
o
Klien mengatakan tidurnya sering
terbangun karena rasa nyeri yang dirasakan.
b.
Data Objektif :
o
Keadaan umum klien lemas.
o
Klien badannya panas.
o
Klien merintih kesakitan.
o
Tekanan darah 160/90 mmHg
o
Klien terpasang kateter silikon.
o
Pancaran kencing sedikit.
I . ANALISA DATA
|
No
|
Hari,
tanggal
|
Data
Fokus
|
Masalah
|
Etiologi
|
Diagnosa
keperawatan
|
Paraf
|
|
1.
|
Minggu,
25 Mei 2014
|
DS :
-
Klien mengatakan badannya lemas.
-
Klien mengatakan tidak bisa BAK
selama 3 hari.
-
Klien mengatakan terasa sakit
jika kencing.
DO :
-
Tekanan darah 160/90 mmHg
-
Pancaran air kencing sedikit
-
Terpasang kateter
|
Retensi urine (00023)
|
Sumbatan
pada kelenjar prostat.
|
Retensi
urine
|
|
|
2
|
Minggu,
25 Mei 2014
|
DS :
-
Klien mengatakan susah tidur.
DO :
-
Keadaan umum klien lemas.
-
Klien merintih kesakitan.
|
Gangguan pola tidur
(00198)
|
Kurang
kontrol tidur
|
Gangguan pola tidur.
|
|
|
3.
|
Minggu,
25 Mei 2014
|
DS
:
-
Klien mengatakan terhambat ketika
melakukan akivitas.
-
Klien mengatakan pengurangan
aktivitasnya akibat rasa nyeri yang dialami.
DO
:
-
Klien terlihat lemas
|
Hambatan
mobilitas fisik (00085)
|
Nyeri
dan intoleran aktifitas.
|
Hambatan aktifitas
fisik b.d nyeri dan intoleran aktifitas.
|
|
|
|
||||||
J.
DIAGNOSA KEPERAWATAN
|
No.
|
Tgl/jam ditemukan
|
Dx. Keperawatan
|
Tgl/jam teratasi
|
Paraf
|
|
1.
|
25 Mei 2014/15.00
|
Retensi urine
|
17 Mei 2014/06.00
|
|
|
2.
|
25 Mei 2014/15.00
|
Gangguan pola tidur
|
17 Mei 2014/06.00
|
|
|
3.
|
25 Mei 2014/15.00
|
Hambatan mobilitas
fisik
|
17 Mei 2014/06.00
|
|
K.
PERENCANAAN KEPERAWATAN
|
No
|
Tgl/jam
|
Dx.kep
|
Intervensi
|
Paraf
|
|
|
Tujuan
|
Tindakan
|
||||
|
1.
|
25-05-‘14/15.00
|
1
|
Setelah dilakukan tindakan keperawatan
selama 2x24 jam, diharapkan tercapai NOC:
-
Urinary ellimination
-
Urinary continence
Yang di buktikan
dengan indikator sebagai berikut;
-
Kandung kemih kosong secara penuh
-
Tidak ada residu urin
>100-200cc
-
Bebas dari ISK
-
Tidak ada spasme bladder
-
Balance cairan seimbang
|
NIC :
Urinary
Retention Care
-
Monitor intake dan output
-
Monitor penggunaan obat
antikololionergenik
-
Monitor derajat tistensi bladder
-
Intruksikan pada pasien dan
keluarga untuk mencatat urine
-
Sediakan privacy untuk eleminasi
-
Katerisasi jika perlu
-
Monitor tanda dan gejala ISK
(panas, hematauria, perubaha bau dan konsistensi urine.
|
|
|
2.
|
25-05-‘14/15.00
|
2
|
Setelah dilakukan
tindakan keperawatan selama 2x24 jam, diharapkan tercapai NOC :
-
Sleep : extent ang pattern
Yang di buktikan
dengan indikator sebagai berikut;
-
Jumlah jam tidur dalam batas
normal 6-8 jam/hari
-
Pola tidur, kualitas dalam batas
normal
-
Perasaan segar sesudah tidur atau
istirahat
|
NIC :
Sleep Enhancement
-
Determinasi efek-efek medikasi
terhadap pola tidur
-
Jelaskan pentingnya pola tidur
yang adekuat
-
Fasilitasi untuk mempertahankan
aktivitas sebelum tidur
-
Ciptakan lingkungan yang nyaman
-
Kolaborasi pemberian obat tidur
-
Diskusikan denagn pasien dan
keluarga tentang teknik tidur pasien
-
Monitor waktu makan dan minum
denagn waktu tidur
|
|
|
3.
|
25-05-‘14/15.00
|
3
|
Setelah dilakukan
tindakan keperawatan selama 2x24 jam, diharapkan tercapai NOC:
-
Joint movement : Active
-
Mobility level
-
Self care : ADLs
-
Transfer peformance
Yang di buktikan
dengan indikator sebagai berikut;
-
Klien meningkat dalam akyivitas
fisik
-
Mengerti tujuan dari peningkatan
mobilitas
-
Menverbalisasikan perasaan dalam
meningkatkan kekuatan dan kemampuan berpindah
-
Memperagakan penggunaan alat
bantu untuk mobilitas (walker)
|
NIC :
Exercise therapy : ambulation
-
Monitoring vital sign
sebelum/sesudah latihan dan lihat respon pasien saat latihan.
-
Konsultasikan dengan terapi fisik
tentang rencana ambulasi sesuai dengan kebutuhan
-
Bantu klien untuk menggunakan
tongkat saat berjalan dan cegah terhadap cidera
-
Ajarkan pasien atau tenaga
kesehatan lain tentang teknik ambulasi
-
Kaji kemampuan pasien dalam
mobilitas
-
Latih pasien dalam pemenuhan
kebutuhan ADLs secara mandiri sesuai kemampuan
-
Dampingi dan bantu pasien saat
mobilisasi dan bantu penuhi kebutuhan ADLs ps
-
Berikan alat bantu jika klien
memerlukan
Ajarkan pasien
bagaimana merubah posisi dan berikan bantuan jika diperlukan
|
|
L.
IMPLEMENTASI
|
No.
|
Dx. kep
|
Tgl/jam
|
Implementasi
|
Respon
|
Paraf
|
|
1.
|
III
|
26/5 2014 jam 14.00
|
Membantu klien
menggunakan tongkat untuk berjalan.
|
S: klien mengucapkan
terima kasih
O : aktivitas klien
sedikit terbantu
|
|
|
2.
|
I
|
26/5 2014 jam 14.00
|
Memantau tanda dan
gejala ISK dan keperubahan warna dan bau urine
|
S:
O: ada perubahan
lebih baik
|
|
|
3.
|
II
|
26/5 2014 jam 14.00
|
Mengevaluasi kualitas
tidur klien
|
S: klien mengatakan tidur lebih nyenyak di
banding malam-malam sebelumnya
O: klien terlihat
lebih segar dan bugar
|
|
|
4.
|
I
|
26/5 2014 jam 14.00
|
Menganjurkan pasien
untuk meminum obat secara teratur
|
S: klien mengatakan
akan mematuhi anjuran yang diberikan agar tidak sakit lagi
O: klien kooperatif
dan keluarga mensuport klien
|
|
|
5.
|
I
|
26/5 2014 jam 12.00
|
Jelaskan dan berikan
jadwal untuk ke toilet
|
S : klien berterima
kasih
O: penurunan BAK
|
|
|
6.
|
II
|
26/5 2014 jam 11.00
|
Meminta keluarga
untuk memonitor kualitas tidur klien
|
S: keluarga klien
mengatakan akan membantu untuk memonitor kualitas klien
O: keluarga klien
koorperatif
|
|
|
7.
|
I
|
26/5 2014 jam 16.00
|
Memantau status
nutrisi klien
|
S: klien mengatakan
masih tidak nafsu makan,
O: wajah tampak pucat
|
|
|
8.
|
III
|
26/5 2014 jam 14.00
|
Memperagakan
penggunaan alat bantu untuk membantu beraktivitas
|
S: sentuju dan
mengerti cara penggunaan.
O
: klien sudahtidak
terbebani lagi dalam
beraktivitas.
|
|
M.
EVALUASI
|
No
|
Tgl/jam
|
Dx. kep
|
Evaluasi
|
Paraf
|
|
|
|
1
|
-
S= klien mengatakan masih susah untuk BAK
-
O= merintih kesakitan karena BAK
-
A= masalah belum teratasi
P=
lanjutkan intervensi yaitu memberikan jadwal ke toilet
|
|
|
2
|
-
S= klien mengatakan sudah bisa tidur lebih
baik dari sebalumnya
-
O= terlihat lebih segar.
-
A= masalah sudah teratasi
-
P= tetap pantau pola tidut klien agar lebih
baik.
|
|
||
|
3
|
-
S= klien mengatakan untuk beraktivitas sudah
tidak terlalu terhambat
-
O= perubahan cara berjalan, pergerakan lambat
-
A= masalah belum teratasi
P=
lanjutkan intervensi membantu klien berjalan dan beraktivitas
|
|
TUGA S INDIVIDU KEPERAWATAN DASAR II
ASUHAN KEPERAWATAN PADA
Tn. Z
DENGAN DIAGNOSA BPH

OLEH
:
A13.2
Nama : Indah Sri Maryati
NIM : 22020113130082
PROGRAM STUDI ILMU
KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS DIPONEGORO
2014
ASUHAN KEPERAWATAN
BPH ( Benigna Prostat Hiperplasia)
PADA Tn. Z
Tanggal Pengkajian : 23 mei 2014
A. IDENTITAS KLIEN
1. Identitas Klein
Nama : Tn. Z
Usia : 88 tahun
Jenis kelamin : Laki-laki
Status : Sudah menikah
Agama : Islam
Suku/bangsa : Indonesia
Pendidikan : Tamat SD
Pekerjaan : -
Alamat :
Pati
2.
Identitas Penanggung Jawab
Nama :
Ny. M
Jenis Kelamin :Perempuan
Suku/bangsa :
Indonesia
Pendidikan :
Tamat SMP
Pekerjaan :
Wirausaha
Hubungan :
Ayah kandung
Alamat :
Pati
B.
KELUHAN UTAMA
Tidak bisa BAK secara lancar dan terasa nyeri.
C.
RIWAYAT KESEHATAN
1.
Riwayat Penyakit Sekarang
Sejak 3minggu yang lalu Tn.Z mengeluh tidak bisa kencing,
terasa sakit jika kencing keluar. Pancarannay kecil dan tersendat-sendat.
Kemudian dibawa ke dokter di beri obat sembuh, kambuh lagi, dibawa ke dokter
lagi, dokter menyarankan untuk pemasangan selang. Kemudian selang di pasangkan
selama 1minggu.
2.
Riwayat Penyakit Dahulu
Pasien mengatakan 1 tahun yang lalu pernah di diagnosa
oleh dokter yang juga mengalami keluhan yang sama dan Dokter juga melakukan
pemasangan selang. Selain itu pasien memiliki riwayat penyakit Hipertensi.
3.
Riwayat penyakit keluarga
Pasien mengatakan keluarga juga memiliki riwayat penykit
Hipertensi.
D.
RIWAYAT PSIKOSOSIAL
Klien mengatakan saat ini tinggal di daerah pedesaan
bersama anak dan cucunya. Klien hidup sehari-hari tidak pernah melakukan
kegiatan atau pekrjaan yang berat dikarenakan usia yang sudah tua dan anak
cucunya melarang untuk kegiatan yang berat. Kesehariannya sering
berbincang-bincang dengan tetangga dan teman-teman untuk mengisi kebosanannya.
E.RIWAYAT SPIRITUAL
Klien mengatakan percaya pada Tuhan dan apa yang terjadi
pada dirinya adalah cobaan. Klien selalu melaksanakan shalat 5 waktu dan sering
mengikuti kegiataan keagamaan.
F.
PEMERIKSAAN FISIK (Head to toe)
1. Keadaan Umum :
Keadaan umum klien lemah.
Kesadaran
Klien : Klien sadar penuh
(compoosmentis)
2. Pemeriksaan TTV :
TD : 160/90 mmHg
Nadi : 95x/menit
RR :23x/menit
Suhu : 36,5 C
3. Rambut dan Kepala
-
Inspeksi : bentuk kepala
mesocephal, kulit kepala bersih, rambut lurus, bersih, tidak berketombe, rambut
berwarna hitam keputihan (beruban).
-
Palpasi : tidak ada
massa/benjolan, tidak ada nyeri tekan.
4. Mata
-
Inspeksi : kedua mata
simetris,konjungtiva tidak anemis, tidak ada lesi, bulu mata hitam dan
merata,dapat dilihat dengan baik.
-
Palpasi : tidak ada benjolan
pada bulatan kedua mata.
5. Telinga
-
Inspeksi : Simetris, lubang telinga
bersih,tidak ada pengeluaran serum pada lubang telinga ,kurang terlalu jelas
untuk mendengar (harus berbicara rada kenceng)
-
Palpasi : daun telinga elastis,
tidak ada massa/benjolan dan nyeri tekan
6. Mulut
- Inspeksi : mukosa bibir kering, bibir tampak pucat dan
tidak ada sariawan.
- Palpasi : tidak ada massa/benjolan, tidak ada nyeri
tekan.
7. Leher
-
Inspeksi : bentuk simetris, warna
kulit merata, tidak ada lesi, pergerakan kelenjar tiroid baik saat menelan.
-
Palpasi : Tidak ada
massa/benjolan, tidak ada nyeri tekan.
8. Dada
Bentuk dada simetris,
warna kulit utuh, tidak ada lesi.
a) Paru-paru
- Inspeksi :
kembang kempis dada bersamaan antara sisi kanan dan kiri.
- Palpasi : getarab taktil fremitus teraba sama
dan seimbang pada kedua sisi kanan kiri dan depan belakang
- Perkusi : terdengar suara dullness di seluruh
lapang paru.
b)
Jantung
- Inspeksi : Tidak tampak iktus kordis pada interkosta ke 5
- Palpasi : Detak jantung terasa dan dapat terasa dengan jelas.
- Perkusi : Tidak dapat perbedaan bunyi.
9. Abdomen
- Inspeksi :
Bentuk perut datar, warna kulit utuh, tidak ada lesi/jaringan perut.
- Palpasi :
Tidak ada nyeri tekan dan tidak ada massa/benjolan.
- Perkusi :
Tidak ada nyeri.
- Auskultasi :
Bising usus 20 kali/menit
10. Genetalia
Jenis kelamin laki-laki, terpasang kateter, tidak ada
hemoroid.
G.
PENGKAJIAN KEBUTUHAN DASAR MANUSIA
1.
Kebutuhan Aktivitas dan Latihan
a. Sebelum Sakit
Klien dapat melakukan aktiitas
sehri-hari dengan sendiri, pergerakan anggota tubuh normal, tidak ada kelainan
pada sistem anggota gerak.
b. Sesudah Sakit
Klien terhambat ketika melakukan
aktivitas, hanya beraktivitas diatas tempat tidur. Kegiatan ADL di lakukan
diatas tempat tidur dan memerlukan bantuan orang lain.
2. Kebutuhan Hygiene dan Integritas
Kulit
Sebelum
sakit : Klien mengatakan mandi 2x/hari,
pagi dan sore
Selama
sakit : Klien mengatakan mandi 1x/hari
dengan dibantu anaknya
3. Kebutuhan Istirahat dan Tidur
Sebelum sakit : Klien mengatakan tidur normal 6-7 jam/hari
Selama sakit : Klien mengatakan tidurnya sering terbangun karena merasakan
nyeri.
4. Kebutuhan Nutrisi dan Cairan
Sebelum sakit : Klien mengatakan saaat dirumah makan 3x/hari, dengan menu nasi sayur,
lauk, selalu habis dimakan dan satu porsi habis.
Selama sakit : Klien mengatakan makan seharinya berkuarang 2x/hari dan tidak
habis makan atau 1/3 porsi.
5. Kebutuhan Oksigenasi
Sebelum sakit : Klien dapat bernapas dengan normal, tidak terdapat sumbatan jalan
napas, tidak ada sesak napas, pengembangan dada simetris.
Selama sakit : Klien masih dapat bernapas secara mandiri, tidak mengunakan
alat bantu pernapasan.
6. Kebutuhan Eliminasi
|
|
Sebelum
Sakit
|
Setelah
Sakit
|
|
BAB
|
BAB
1x sehari, konsistensi lunak, warna normal
|
Pasien
mengatakan sulit BAB, frekuensi BAB 1x/2hari dengan konsistensi padat,
sedikit dan warna normal.
|
|
BAK
|
Pasien
mengatakan sebelum sakit, BAK kurang lebih 5-6x sehari, warna jernih, keluar
lancar, tidak ada nyeri.
|
Pasien
mengatakan mengeluh sakit tidak bisa BAK selama 3 hari, sakit jika keluar,
pancaran lemah dan sedikit.
|
7. Kebutuhan Persepsi Sensori dan
kognitif
Tn.
Z mengatakan pendengaran mengalami gangguan, namun untuk penglihatan dan alat
indera yang lain tidak mengalami gangguan.
8. Kebutuhan Konsep Diri
Citra
Diri : Tn. Z mengatakan menerima
apa adanya atas dirinya.
Identitas : Tn. Z mengatakan bahwa dirinya adalah seorang ayah.
Harga Diri : Tn. Z mengatakan berjuang untuk menghadapi penyakitnya.
Peran
Diri : Tn. Z adalah seorang ayah
yang sudah tua dan sekarang menjadi tanggung jawab anaknya.
Ideal
Diri : Tn. Z mengatakan ingin
segara sembuh dan bisa beraktifitas seperti semula.
9.
Kebutuhan Stess-koping
Tn.
Z selalu terbuka dengan keluarganya,menerima kondisi kesehatannya sekarang dan
selalu berdoa agar cepat sembuh.
10.
Kebutuhan Seksual-Reproduksi
Klien adalah
seorang laki-laki berusia 89 tahun dan seorang duda karena istrinya sudah lama
meninggal.
11.
Kebutuhan Komunikasi-Informasi
|
Parameter
|
Sebelum sakit
|
Selama sakit
|
|
komunikasi
|
Kemampuan
komunikasi klien baik, normal, dan mudah dimengerti oleh orang lain.
|
Tidak
ada masalah pada komunikasi, klien mengerti bahasa jawa dan indonesia.
|
|
Informasi
Kesehatan
|
Terbatas
|
Keluarga
mendapat lebih banyak informasi kesehatan
|
|
Sumber
|
Keluarga
dan teman
|
Dokter
|
12.
Kebutuhan Rekreasi-Spiritual
Sebelum
sakit : Klien mengatakan tidak pernah rekreasi, hanya
berkumpul dirumah bersama keluarga dan menonton TV.
Setelah
sakit : Tidak pernah
menonton TV, hanya bisa berbaring di tempat tidur.
H.
PENGELOMPOKAN DATA
a.
Data Subjektif :
o
Klien mengatakan terhambat ketika
melakukan aktivitas.
o
Klien mengatakan susah BAK dan terasa
nyeri ketika mau BAK selama 3 hari.
o
Klien mengatakan susah BAB.
o
Klien mengatakan susah tidur .
o
Klien mengatakan badannya lemas.
o
Klien mengatakan pengurangan
aktivitasnya akibat rasa nyeri yang dialami.
o
Klien mengatakan badannya panas.
o
Klien mengatakan kepalanya pusing.
o
Klien mengatakan tidurnya sering
terbangun karena rasa nyeri yang dirasakan.
b.
Data Objektif :
o
Keadaan umum klien lemas.
o
Klien badannya panas.
o
Klien merintih kesakitan.
o
Tekanan darah 160/90 mmHg
o
Klien terpasang kateter silikon.
o
Pancaran kencing sedikit.
I . ANALISA DATA
|
No
|
Hari,
tanggal
|
Data
Fokus
|
Masalah
|
Etiologi
|
Diagnosa
keperawatan
|
Paraf
|
|
1.
|
Minggu,
25 Mei 2014
|
DS :
-
Klien mengatakan badannya lemas.
-
Klien mengatakan tidak bisa BAK
selama 3 hari.
-
Klien mengatakan terasa sakit
jika kencing.
DO :
-
Tekanan darah 160/90 mmHg
-
Pancaran air kencing sedikit
-
Terpasang kateter
|
Retensi urine (00023)
|
Sumbatan
pada kelenjar prostat.
|
Retensi
urine
|
|
|
2
|
Minggu,
25 Mei 2014
|
DS :
-
Klien mengatakan susah tidur.
DO :
-
Keadaan umum klien lemas.
-
Klien merintih kesakitan.
|
Gangguan pola tidur
(00198)
|
Kurang
kontrol tidur
|
Gangguan pola tidur.
|
|
|
3.
|
Minggu,
25 Mei 2014
|
DS
:
-
Klien mengatakan terhambat ketika
melakukan akivitas.
-
Klien mengatakan pengurangan
aktivitasnya akibat rasa nyeri yang dialami.
DO
:
-
Klien terlihat lemas
|
Hambatan
mobilitas fisik (00085)
|
Nyeri
dan intoleran aktifitas.
|
Hambatan aktifitas
fisik b.d nyeri dan intoleran aktifitas.
|
|
|
|
||||||
J.
DIAGNOSA KEPERAWATAN
|
No.
|
Tgl/jam ditemukan
|
Dx. Keperawatan
|
Tgl/jam teratasi
|
Paraf
|
|
1.
|
25 Mei 2014/15.00
|
Retensi urine
|
17 Mei 2014/06.00
|
|
|
2.
|
25 Mei 2014/15.00
|
Gangguan pola tidur
|
17 Mei 2014/06.00
|
|
|
3.
|
25 Mei 2014/15.00
|
Hambatan mobilitas
fisik
|
17 Mei 2014/06.00
|
|
K.
PERENCANAAN KEPERAWATAN
|
No
|
Tgl/jam
|
Dx.kep
|
Intervensi
|
Paraf
|
|
|
Tujuan
|
Tindakan
|
||||
|
1.
|
25-05-‘14/15.00
|
1
|
Setelah dilakukan tindakan keperawatan
selama 2x24 jam, diharapkan tercapai NOC:
-
Urinary ellimination
-
Urinary continence
Yang di buktikan
dengan indikator sebagai berikut;
-
Kandung kemih kosong secara penuh
-
Tidak ada residu urin
>100-200cc
-
Bebas dari ISK
-
Tidak ada spasme bladder
-
Balance cairan seimbang
|
NIC :
Urinary
Retention Care
-
Monitor intake dan output
-
Monitor penggunaan obat
antikololionergenik
-
Monitor derajat tistensi bladder
-
Intruksikan pada pasien dan
keluarga untuk mencatat urine
-
Sediakan privacy untuk eleminasi
-
Katerisasi jika perlu
-
Monitor tanda dan gejala ISK
(panas, hematauria, perubaha bau dan konsistensi urine.
|
|
|
2.
|
25-05-‘14/15.00
|
2
|
Setelah dilakukan
tindakan keperawatan selama 2x24 jam, diharapkan tercapai NOC :
-
Sleep : extent ang pattern
Yang di buktikan
dengan indikator sebagai berikut;
-
Jumlah jam tidur dalam batas
normal 6-8 jam/hari
-
Pola tidur, kualitas dalam batas
normal
-
Perasaan segar sesudah tidur atau
istirahat
|
NIC :
Sleep Enhancement
-
Determinasi efek-efek medikasi
terhadap pola tidur
-
Jelaskan pentingnya pola tidur
yang adekuat
-
Fasilitasi untuk mempertahankan
aktivitas sebelum tidur
-
Ciptakan lingkungan yang nyaman
-
Kolaborasi pemberian obat tidur
-
Diskusikan denagn pasien dan
keluarga tentang teknik tidur pasien
-
Monitor waktu makan dan minum
denagn waktu tidur
|
|
|
3.
|
25-05-‘14/15.00
|
3
|
Setelah dilakukan
tindakan keperawatan selama 2x24 jam, diharapkan tercapai NOC:
-
Joint movement : Active
-
Mobility level
-
Self care : ADLs
-
Transfer peformance
Yang di buktikan
dengan indikator sebagai berikut;
-
Klien meningkat dalam akyivitas
fisik
-
Mengerti tujuan dari peningkatan
mobilitas
-
Menverbalisasikan perasaan dalam
meningkatkan kekuatan dan kemampuan berpindah
-
Memperagakan penggunaan alat
bantu untuk mobilitas (walker)
|
NIC :
Exercise therapy : ambulation
-
Monitoring vital sign
sebelum/sesudah latihan dan lihat respon pasien saat latihan.
-
Konsultasikan dengan terapi fisik
tentang rencana ambulasi sesuai dengan kebutuhan
-
Bantu klien untuk menggunakan
tongkat saat berjalan dan cegah terhadap cidera
-
Ajarkan pasien atau tenaga
kesehatan lain tentang teknik ambulasi
-
Kaji kemampuan pasien dalam
mobilitas
-
Latih pasien dalam pemenuhan
kebutuhan ADLs secara mandiri sesuai kemampuan
-
Dampingi dan bantu pasien saat
mobilisasi dan bantu penuhi kebutuhan ADLs ps
-
Berikan alat bantu jika klien
memerlukan
Ajarkan pasien
bagaimana merubah posisi dan berikan bantuan jika diperlukan
|
|
L.
IMPLEMENTASI
|
No.
|
Dx. kep
|
Tgl/jam
|
Implementasi
|
Respon
|
Paraf
|
|
1.
|
III
|
26/5 2014 jam 14.00
|
Membantu klien
menggunakan tongkat untuk berjalan.
|
S: klien mengucapkan
terima kasih
O : aktivitas klien
sedikit terbantu
|
|
|
2.
|
I
|
26/5 2014 jam 14.00
|
Memantau tanda dan
gejala ISK dan keperubahan warna dan bau urine
|
S:
O: ada perubahan
lebih baik
|
|
|
3.
|
II
|
26/5 2014 jam 14.00
|
Mengevaluasi kualitas
tidur klien
|
S: klien mengatakan tidur lebih nyenyak di
banding malam-malam sebelumnya
O: klien terlihat
lebih segar dan bugar
|
|
|
4.
|
I
|
26/5 2014 jam 14.00
|
Menganjurkan pasien
untuk meminum obat secara teratur
|
S: klien mengatakan
akan mematuhi anjuran yang diberikan agar tidak sakit lagi
O: klien kooperatif
dan keluarga mensuport klien
|
|
|
5.
|
I
|
26/5 2014 jam 12.00
|
Jelaskan dan berikan
jadwal untuk ke toilet
|
S : klien berterima
kasih
O: penurunan BAK
|
|
|
6.
|
II
|
26/5 2014 jam 11.00
|
Meminta keluarga
untuk memonitor kualitas tidur klien
|
S: keluarga klien
mengatakan akan membantu untuk memonitor kualitas klien
O: keluarga klien
koorperatif
|
|
|
7.
|
I
|
26/5 2014 jam 16.00
|
Memantau status
nutrisi klien
|
S: klien mengatakan
masih tidak nafsu makan,
O: wajah tampak pucat
|
|
|
8.
|
III
|
26/5 2014 jam 14.00
|
Memperagakan
penggunaan alat bantu untuk membantu beraktivitas
|
S: sentuju dan
mengerti cara penggunaan.
O
: klien sudahtidak
terbebani lagi dalam
beraktivitas.
|
|
M.
EVALUASI
|
No
|
Tgl/jam
|
Dx. kep
|
Evaluasi
|
Paraf
|
|
|
|
1
|
-
S= klien mengatakan masih susah untuk BAK
-
O= merintih kesakitan karena BAK
-
A= masalah belum teratasi
P=
lanjutkan intervensi yaitu memberikan jadwal ke toilet
|
|
|
2
|
-
S= klien mengatakan sudah bisa tidur lebih
baik dari sebalumnya
-
O= terlihat lebih segar.
-
A= masalah sudah teratasi
-
P= tetap pantau pola tidut klien agar lebih
baik.
|
|
||
|
3
|
-
S= klien mengatakan untuk beraktivitas sudah
tidak terlalu terhambat
-
O= perubahan cara berjalan, pergerakan lambat
-
A= masalah belum teratasi
P=
lanjutkan intervensi membantu klien berjalan dan beraktivitas
|
|
TUGA S INDIVIDU KEPERAWATAN DASAR II
ASUHAN KEPERAWATAN PADA
Tn. Z
DENGAN DIAGNOSA BPH

OLEH
:
A13.2
Nama : Indah Sri Maryati
NIM : 22020113130082
PROGRAM STUDI ILMU
KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS DIPONEGORO
2014
ASUHAN KEPERAWATAN
BPH ( Benigna Prostat Hiperplasia)
PADA Tn. Z
Tanggal Pengkajian : 23 mei 2014
A. IDENTITAS KLIEN
1. Identitas Klein
Nama : Tn. Z
Usia : 88 tahun
Jenis kelamin : Laki-laki
Status : Sudah menikah
Agama : Islam
Suku/bangsa : Indonesia
Pendidikan : Tamat SD
Pekerjaan : -
Alamat :
Pati
2.
Identitas Penanggung Jawab
Nama :
Ny. M
Jenis Kelamin :Perempuan
Suku/bangsa :
Indonesia
Pendidikan :
Tamat SMP
Pekerjaan :
Wirausaha
Hubungan :
Ayah kandung
Alamat :
Pati
B.
KELUHAN UTAMA
Tidak bisa BAK secara lancar dan terasa nyeri.
C.
RIWAYAT KESEHATAN
1.
Riwayat Penyakit Sekarang
Sejak 3minggu yang lalu Tn.Z mengeluh tidak bisa kencing,
terasa sakit jika kencing keluar. Pancarannay kecil dan tersendat-sendat.
Kemudian dibawa ke dokter di beri obat sembuh, kambuh lagi, dibawa ke dokter
lagi, dokter menyarankan untuk pemasangan selang. Kemudian selang di pasangkan
selama 1minggu.
2.
Riwayat Penyakit Dahulu
Pasien mengatakan 1 tahun yang lalu pernah di diagnosa
oleh dokter yang juga mengalami keluhan yang sama dan Dokter juga melakukan
pemasangan selang. Selain itu pasien memiliki riwayat penyakit Hipertensi.
3.
Riwayat penyakit keluarga
Pasien mengatakan keluarga juga memiliki riwayat penykit
Hipertensi.
D.
RIWAYAT PSIKOSOSIAL
Klien mengatakan saat ini tinggal di daerah pedesaan
bersama anak dan cucunya. Klien hidup sehari-hari tidak pernah melakukan
kegiatan atau pekrjaan yang berat dikarenakan usia yang sudah tua dan anak
cucunya melarang untuk kegiatan yang berat. Kesehariannya sering
berbincang-bincang dengan tetangga dan teman-teman untuk mengisi kebosanannya.
E.RIWAYAT SPIRITUAL
Klien mengatakan percaya pada Tuhan dan apa yang terjadi
pada dirinya adalah cobaan. Klien selalu melaksanakan shalat 5 waktu dan sering
mengikuti kegiataan keagamaan.
F.
PEMERIKSAAN FISIK (Head to toe)
1. Keadaan Umum :
Keadaan umum klien lemah.
Kesadaran
Klien : Klien sadar penuh
(compoosmentis)
2. Pemeriksaan TTV :
TD : 160/90 mmHg
Nadi : 95x/menit
RR :23x/menit
Suhu : 36,5 C
3. Rambut dan Kepala
-
Inspeksi : bentuk kepala
mesocephal, kulit kepala bersih, rambut lurus, bersih, tidak berketombe, rambut
berwarna hitam keputihan (beruban).
-
Palpasi : tidak ada
massa/benjolan, tidak ada nyeri tekan.
4. Mata
-
Inspeksi : kedua mata
simetris,konjungtiva tidak anemis, tidak ada lesi, bulu mata hitam dan
merata,dapat dilihat dengan baik.
-
Palpasi : tidak ada benjolan
pada bulatan kedua mata.
5. Telinga
-
Inspeksi : Simetris, lubang telinga
bersih,tidak ada pengeluaran serum pada lubang telinga ,kurang terlalu jelas
untuk mendengar (harus berbicara rada kenceng)
-
Palpasi : daun telinga elastis,
tidak ada massa/benjolan dan nyeri tekan
6. Mulut
- Inspeksi : mukosa bibir kering, bibir tampak pucat dan
tidak ada sariawan.
- Palpasi : tidak ada massa/benjolan, tidak ada nyeri
tekan.
7. Leher
-
Inspeksi : bentuk simetris, warna
kulit merata, tidak ada lesi, pergerakan kelenjar tiroid baik saat menelan.
-
Palpasi : Tidak ada
massa/benjolan, tidak ada nyeri tekan.
8. Dada
Bentuk dada simetris,
warna kulit utuh, tidak ada lesi.
a) Paru-paru
- Inspeksi :
kembang kempis dada bersamaan antara sisi kanan dan kiri.
- Palpasi : getarab taktil fremitus teraba sama
dan seimbang pada kedua sisi kanan kiri dan depan belakang
- Perkusi : terdengar suara dullness di seluruh
lapang paru.
b)
Jantung
- Inspeksi : Tidak tampak iktus kordis pada interkosta ke 5
- Palpasi : Detak jantung terasa dan dapat terasa dengan jelas.
- Perkusi : Tidak dapat perbedaan bunyi.
9. Abdomen
- Inspeksi :
Bentuk perut datar, warna kulit utuh, tidak ada lesi/jaringan perut.
- Palpasi :
Tidak ada nyeri tekan dan tidak ada massa/benjolan.
- Perkusi :
Tidak ada nyeri.
- Auskultasi :
Bising usus 20 kali/menit
10. Genetalia
Jenis kelamin laki-laki, terpasang kateter, tidak ada
hemoroid.
G.
PENGKAJIAN KEBUTUHAN DASAR MANUSIA
1.
Kebutuhan Aktivitas dan Latihan
a. Sebelum Sakit
Klien dapat melakukan aktiitas
sehri-hari dengan sendiri, pergerakan anggota tubuh normal, tidak ada kelainan
pada sistem anggota gerak.
b. Sesudah Sakit
Klien terhambat ketika melakukan
aktivitas, hanya beraktivitas diatas tempat tidur. Kegiatan ADL di lakukan
diatas tempat tidur dan memerlukan bantuan orang lain.
2. Kebutuhan Hygiene dan Integritas
Kulit
Sebelum
sakit : Klien mengatakan mandi 2x/hari,
pagi dan sore
Selama
sakit : Klien mengatakan mandi 1x/hari
dengan dibantu anaknya
3. Kebutuhan Istirahat dan Tidur
Sebelum sakit : Klien mengatakan tidur normal 6-7 jam/hari
Selama sakit : Klien mengatakan tidurnya sering terbangun karena merasakan
nyeri.
4. Kebutuhan Nutrisi dan Cairan
Sebelum sakit : Klien mengatakan saaat dirumah makan 3x/hari, dengan menu nasi sayur,
lauk, selalu habis dimakan dan satu porsi habis.
Selama sakit : Klien mengatakan makan seharinya berkuarang 2x/hari dan tidak
habis makan atau 1/3 porsi.
5. Kebutuhan Oksigenasi
Sebelum sakit : Klien dapat bernapas dengan normal, tidak terdapat sumbatan jalan
napas, tidak ada sesak napas, pengembangan dada simetris.
Selama sakit : Klien masih dapat bernapas secara mandiri, tidak mengunakan
alat bantu pernapasan.
6. Kebutuhan Eliminasi
|
|
Sebelum
Sakit
|
Setelah
Sakit
|
|
BAB
|
BAB
1x sehari, konsistensi lunak, warna normal
|
Pasien
mengatakan sulit BAB, frekuensi BAB 1x/2hari dengan konsistensi padat,
sedikit dan warna normal.
|
|
BAK
|
Pasien
mengatakan sebelum sakit, BAK kurang lebih 5-6x sehari, warna jernih, keluar
lancar, tidak ada nyeri.
|
Pasien
mengatakan mengeluh sakit tidak bisa BAK selama 3 hari, sakit jika keluar,
pancaran lemah dan sedikit.
|
7. Kebutuhan Persepsi Sensori dan
kognitif
Tn.
Z mengatakan pendengaran mengalami gangguan, namun untuk penglihatan dan alat
indera yang lain tidak mengalami gangguan.
8. Kebutuhan Konsep Diri
Citra
Diri : Tn. Z mengatakan menerima
apa adanya atas dirinya.
Identitas : Tn. Z mengatakan bahwa dirinya adalah seorang ayah.
Harga Diri : Tn. Z mengatakan berjuang untuk menghadapi penyakitnya.
Peran
Diri : Tn. Z adalah seorang ayah
yang sudah tua dan sekarang menjadi tanggung jawab anaknya.
Ideal
Diri : Tn. Z mengatakan ingin
segara sembuh dan bisa beraktifitas seperti semula.
9.
Kebutuhan Stess-koping
Tn.
Z selalu terbuka dengan keluarganya,menerima kondisi kesehatannya sekarang dan
selalu berdoa agar cepat sembuh.
10.
Kebutuhan Seksual-Reproduksi
Klien adalah
seorang laki-laki berusia 89 tahun dan seorang duda karena istrinya sudah lama
meninggal.
11.
Kebutuhan Komunikasi-Informasi
|
Parameter
|
Sebelum sakit
|
Selama sakit
|
|
komunikasi
|
Kemampuan
komunikasi klien baik, normal, dan mudah dimengerti oleh orang lain.
|
Tidak
ada masalah pada komunikasi, klien mengerti bahasa jawa dan indonesia.
|
|
Informasi
Kesehatan
|
Terbatas
|
Keluarga
mendapat lebih banyak informasi kesehatan
|
|
Sumber
|
Keluarga
dan teman
|
Dokter
|
12.
Kebutuhan Rekreasi-Spiritual
Sebelum
sakit : Klien mengatakan tidak pernah rekreasi, hanya
berkumpul dirumah bersama keluarga dan menonton TV.
Setelah
sakit : Tidak pernah
menonton TV, hanya bisa berbaring di tempat tidur.
H.
PENGELOMPOKAN DATA
a.
Data Subjektif :
o
Klien mengatakan terhambat ketika
melakukan aktivitas.
o
Klien mengatakan susah BAK dan terasa
nyeri ketika mau BAK selama 3 hari.
o
Klien mengatakan susah BAB.
o
Klien mengatakan susah tidur .
o
Klien mengatakan badannya lemas.
o
Klien mengatakan pengurangan
aktivitasnya akibat rasa nyeri yang dialami.
o
Klien mengatakan badannya panas.
o
Klien mengatakan kepalanya pusing.
o
Klien mengatakan tidurnya sering
terbangun karena rasa nyeri yang dirasakan.
b.
Data Objektif :
o
Keadaan umum klien lemas.
o
Klien badannya panas.
o
Klien merintih kesakitan.
o
Tekanan darah 160/90 mmHg
o
Klien terpasang kateter silikon.
o
Pancaran kencing sedikit.
I . ANALISA DATA
|
No
|
Hari,
tanggal
|
Data
Fokus
|
Masalah
|
Etiologi
|
Diagnosa
keperawatan
|
Paraf
|
|
1.
|
Minggu,
25 Mei 2014
|
DS :
-
Klien mengatakan badannya lemas.
-
Klien mengatakan tidak bisa BAK
selama 3 hari.
-
Klien mengatakan terasa sakit
jika kencing.
DO :
-
Tekanan darah 160/90 mmHg
-
Pancaran air kencing sedikit
-
Terpasang kateter
|
Retensi urine (00023)
|
Sumbatan
pada kelenjar prostat.
|
Retensi
urine
|
|
|
2
|
Minggu,
25 Mei 2014
|
DS :
-
Klien mengatakan susah tidur.
DO :
-
Keadaan umum klien lemas.
-
Klien merintih kesakitan.
|
Gangguan pola tidur
(00198)
|
Kurang
kontrol tidur
|
Gangguan pola tidur.
|
|
|
3.
|
Minggu,
25 Mei 2014
|
DS
:
-
Klien mengatakan terhambat ketika
melakukan akivitas.
-
Klien mengatakan pengurangan
aktivitasnya akibat rasa nyeri yang dialami.
DO
:
-
Klien terlihat lemas
|
Hambatan
mobilitas fisik (00085)
|
Nyeri
dan intoleran aktifitas.
|
Hambatan aktifitas
fisik b.d nyeri dan intoleran aktifitas.
|
|
|
|
||||||
J.
DIAGNOSA KEPERAWATAN
|
No.
|
Tgl/jam ditemukan
|
Dx. Keperawatan
|
Tgl/jam teratasi
|
Paraf
|
|
1.
|
25 Mei 2014/15.00
|
Retensi urine
|
17 Mei 2014/06.00
|
|
|
2.
|
25 Mei 2014/15.00
|
Gangguan pola tidur
|
17 Mei 2014/06.00
|
|
|
3.
|
25 Mei 2014/15.00
|
Hambatan mobilitas
fisik
|
17 Mei 2014/06.00
|
|
K.
PERENCANAAN KEPERAWATAN
|
No
|
Tgl/jam
|
Dx.kep
|
Intervensi
|
Paraf
|
|
|
Tujuan
|
Tindakan
|
||||
|
1.
|
25-05-‘14/15.00
|
1
|
Setelah dilakukan tindakan keperawatan
selama 2x24 jam, diharapkan tercapai NOC:
-
Urinary ellimination
-
Urinary continence
Yang di buktikan
dengan indikator sebagai berikut;
-
Kandung kemih kosong secara penuh
-
Tidak ada residu urin
>100-200cc
-
Bebas dari ISK
-
Tidak ada spasme bladder
-
Balance cairan seimbang
|
NIC :
Urinary
Retention Care
-
Monitor intake dan output
-
Monitor penggunaan obat
antikololionergenik
-
Monitor derajat tistensi bladder
-
Intruksikan pada pasien dan
keluarga untuk mencatat urine
-
Sediakan privacy untuk eleminasi
-
Katerisasi jika perlu
-
Monitor tanda dan gejala ISK
(panas, hematauria, perubaha bau dan konsistensi urine.
|
|
|
2.
|
25-05-‘14/15.00
|
2
|
Setelah dilakukan
tindakan keperawatan selama 2x24 jam, diharapkan tercapai NOC :
-
Sleep : extent ang pattern
Yang di buktikan
dengan indikator sebagai berikut;
-
Jumlah jam tidur dalam batas
normal 6-8 jam/hari
-
Pola tidur, kualitas dalam batas
normal
-
Perasaan segar sesudah tidur atau
istirahat
|
NIC :
Sleep Enhancement
-
Determinasi efek-efek medikasi
terhadap pola tidur
-
Jelaskan pentingnya pola tidur
yang adekuat
-
Fasilitasi untuk mempertahankan
aktivitas sebelum tidur
-
Ciptakan lingkungan yang nyaman
-
Kolaborasi pemberian obat tidur
-
Diskusikan denagn pasien dan
keluarga tentang teknik tidur pasien
-
Monitor waktu makan dan minum
denagn waktu tidur
|
|
|
3.
|
25-05-‘14/15.00
|
3
|
Setelah dilakukan
tindakan keperawatan selama 2x24 jam, diharapkan tercapai NOC:
-
Joint movement : Active
-
Mobility level
-
Self care : ADLs
-
Transfer peformance
Yang di buktikan
dengan indikator sebagai berikut;
-
Klien meningkat dalam akyivitas
fisik
-
Mengerti tujuan dari peningkatan
mobilitas
-
Menverbalisasikan perasaan dalam
meningkatkan kekuatan dan kemampuan berpindah
-
Memperagakan penggunaan alat
bantu untuk mobilitas (walker)
|
NIC :
Exercise therapy : ambulation
-
Monitoring vital sign
sebelum/sesudah latihan dan lihat respon pasien saat latihan.
-
Konsultasikan dengan terapi fisik
tentang rencana ambulasi sesuai dengan kebutuhan
-
Bantu klien untuk menggunakan
tongkat saat berjalan dan cegah terhadap cidera
-
Ajarkan pasien atau tenaga
kesehatan lain tentang teknik ambulasi
-
Kaji kemampuan pasien dalam
mobilitas
-
Latih pasien dalam pemenuhan
kebutuhan ADLs secara mandiri sesuai kemampuan
-
Dampingi dan bantu pasien saat
mobilisasi dan bantu penuhi kebutuhan ADLs ps
-
Berikan alat bantu jika klien
memerlukan
Ajarkan pasien
bagaimana merubah posisi dan berikan bantuan jika diperlukan
|
|
L.
IMPLEMENTASI
|
No.
|
Dx. kep
|
Tgl/jam
|
Implementasi
|
Respon
|
Paraf
|
|
1.
|
III
|
26/5 2014 jam 14.00
|
Membantu klien
menggunakan tongkat untuk berjalan.
|
S: klien mengucapkan
terima kasih
O : aktivitas klien
sedikit terbantu
|
|
|
2.
|
I
|
26/5 2014 jam 14.00
|
Memantau tanda dan
gejala ISK dan keperubahan warna dan bau urine
|
S:
O: ada perubahan
lebih baik
|
|
|
3.
|
II
|
26/5 2014 jam 14.00
|
Mengevaluasi kualitas
tidur klien
|
S: klien mengatakan tidur lebih nyenyak di
banding malam-malam sebelumnya
O: klien terlihat
lebih segar dan bugar
|
|
|
4.
|
I
|
26/5 2014 jam 14.00
|
Menganjurkan pasien
untuk meminum obat secara teratur
|
S: klien mengatakan
akan mematuhi anjuran yang diberikan agar tidak sakit lagi
O: klien kooperatif
dan keluarga mensuport klien
|
|
|
5.
|
I
|
26/5 2014 jam 12.00
|
Jelaskan dan berikan
jadwal untuk ke toilet
|
S : klien berterima
kasih
O: penurunan BAK
|
|
|
6.
|
II
|
26/5 2014 jam 11.00
|
Meminta keluarga
untuk memonitor kualitas tidur klien
|
S: keluarga klien
mengatakan akan membantu untuk memonitor kualitas klien
O: keluarga klien
koorperatif
|
|
|
7.
|
I
|
26/5 2014 jam 16.00
|
Memantau status
nutrisi klien
|
S: klien mengatakan
masih tidak nafsu makan,
O: wajah tampak pucat
|
|
|
8.
|
III
|
26/5 2014 jam 14.00
|
Memperagakan
penggunaan alat bantu untuk membantu beraktivitas
|
S: sentuju dan
mengerti cara penggunaan.
O
: klien sudahtidak
terbebani lagi dalam
beraktivitas.
|
|
M.
EVALUASI
|
No
|
Tgl/jam
|
Dx. kep
|
Evaluasi
|
Paraf
|
|
|
|
1
|
-
S= klien mengatakan masih susah untuk BAK
-
O= merintih kesakitan karena BAK
-
A= masalah belum teratasi
P=
lanjutkan intervensi yaitu memberikan jadwal ke toilet
|
|
|
2
|
-
S= klien mengatakan sudah bisa tidur lebih
baik dari sebalumnya
-
O= terlihat lebih segar.
-
A= masalah sudah teratasi
-
P= tetap pantau pola tidut klien agar lebih
baik.
|
|
||
|
3
|
-
S= klien mengatakan untuk beraktivitas sudah
tidak terlalu terhambat
-
O= perubahan cara berjalan, pergerakan lambat
-
A= masalah belum teratasi
P=
lanjutkan intervensi membantu klien berjalan dan beraktivitas
|
|